Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta merupakan institusi strategis yang didirikan bersamaan dengan berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) An Nur Yogyakarta pada tahun 2002. Sejak awal, lembaga ini berperan sebagai pusat pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada fase awal, lembaga ini dikenal dengan nama LP2M, sebelum kemudian pada tahun 2022 resmi berubah menjadi LPPM sebagai penyesuaian terhadap nomenklatur yang lebih umum digunakan di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam perjalanannya, LPPM IIQ An Nur Yogyakarta mengalami dinamika kepemimpinan dan penguatan kelembagaan yang membentuk arah pengembangannya. Pada periode awal (2002–2006), bidang penelitian dipimpin oleh H. M. Ikhsanudin, M.S.I., sementara bidang pengabdian kepada masyarakat diampu oleh Dr. Ahmad Sihabul Millah, M.A. Kepemimpinan ini berlanjut pada periode 2010–2015 dengan komposisi yang berbeda pada bidang pengabdian, yang dipegang oleh Dr. Abdul Jabpar, S.Fil.I., M.Phil.
Memasuki fase yang lebih terstruktur, kepemimpinan lembaga dipegang oleh Arif Nuh Safri, M.Hum. pada tahun 2017, dilanjutkan oleh Khoirul Imam, S.Th.I., M.Ag. pada periode 2019–2021 yang membawa berbagai inovasi dalam penguatan program riset dan pengabdian. Selanjutnya, Ahmad Shofiyuddin Ichsan, M.A., M.Pd. memimpin pada periode 2021–2024 dengan fokus pada pengembangan program yang lebih sistematis dan terarah. Kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh Qowim Musthofa, M.Hum. yang memperkuat kualitas penelitian dan kontribusi sosial lembaga. Saat ini, LPPM IIQ An Nur Yogyakarta dipimpin oleh Muhammad Saifullah, dengan arah pengembangan yang menekankan integrasi antara riset, pengabdian, dan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjawab tantangan sosial kontemporer.
Berbekal perjalanan panjang tersebut, LPPM IIQ An Nur Yogyakarta berkomitmen menjadi pilar utama dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat luas dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan tradisi kepesantrenan sebagai identitas institusi.
Dalam pengembangannya, LPPM IIQ An Nur Yogyakarta mengusung visi menjadi pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis Al-Qur’an dan kepesantrenan yang unggul dalam membangun peradaban Islam yang inovatif dan rahmatan lil ‘alamin. Visi ini dijalankan melalui misi pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan zaman, mendorong publikasi ilmiah berkualitas dan berdaya saing global, melaksanakan program pengabdian masyarakat yang aplikatif dan berorientasi pada pemberdayaan, serta mengintegrasikan riset, pendidikan, dan pengabdian dalam kerangka Islam sebagai rahmat bagi semesta.
Sejalan dengan visi dan misi tersebut, LPPM bertujuan menjadi fasilitator utama dalam pelaksanaan penelitian yang inovatif dan berkualitas, meningkatkan kapasitas sivitas akademika dalam publikasi ilmiah, mengembangkan program pengabdian berbasis riset yang solutif, serta menciptakan sinergi antara penelitian, publikasi, dan pengabdian dalam membangun peradaban Islam baik di tingkat nasional maupun global.
Dalam menjalankan perannya, LPPM memiliki tugas untuk mengembangkan penelitian berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan tradisi pesantren, mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dengan prinsip keislaman, menyelenggarakan program pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan umat, menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga, serta memberikan pembinaan kepada dosen dan mahasiswa. Fungsi lembaga ini mencakup peran sebagai pusat pengembangan penelitian, penghubung antara perguruan tinggi dan masyarakat, pengembang model pendidikan integratif, fasilitator publikasi ilmiah, serta pengawas dan evaluator kegiatan penelitian dan pengabdian agar selaras dengan visi perguruan tinggi dan nilai-nilai Al-Qur’an. Dengan fondasi tersebut, LPPM IIQ An Nur Yogyakarta terus bergerak sebagai ruang integrasi antara ilmu, pengabdian, dan nilai-nilai keislaman dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Adapun untuk struktur LPPM adalah sebagai berikut:
Ketua: Muhammad Saifullah
Koordinator TTQ: Bani Idris H.
Koordinator Jurnal: A. Shofiyuddin Ichsan
